26.6 C
Jakarta
Friday, February 20, 2026
spot_img
More

    Latest Posts

    Panduan Sholat di Pesawat Menurut Islam, Tetap Sah Meski Sedang Bepergian

    Jakarta, AktualPost.com – Kewajiban sholat tidak gugur meski seorang muslim sedang dalam perjalanan jauh. Dalam Islam, sholat tetap harus dilaksanakan dalam kondisi apa pun, termasuk saat berada di pesawat terbang, misalnya ketika mudik atau liburan panjang seperti momen Nataru.

    Meski begitu, Islam dikenal sebagai agama yang penuh kemudahan. Allah SWT memberikan rukhsah (keringanan) bagi umat-Nya yang sedang bepergian agar tetap dapat menjalankan ibadah sesuai kemampuan.

    Perintah menegakkan sholat ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an, salah satunya melalui Surah Al-Baqarah ayat 43 yang menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama.

    Tak hanya itu, doa seorang musafir juga memiliki keistimewaan. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa orang yang sedang dalam perjalanan termasuk doa yang mustajab dan mudah dikabulkan Allah SWT.

    Hukum Sholat di Pesawat

    Bagi sebagian orang, muncul pertanyaan apakah sholat di pesawat itu sah. Para ulama menjelaskan bahwa sholat di pesawat hukumnya sah, karena pesawat dianalogikan seperti kapal yang berlayar di lautan. Meski berada di udara, kewajiban sholat tetap berlaku.

    Yang terpenting, pelaksanaan sholat dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi yang memungkinkan selama penerbangan.

    Tata Cara Sholat di Pesawat

    Mengutip Ensiklopedi Shalat Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah karya Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani, sholat di pesawat dapat dilakukan dengan berdiri jika memungkinkan. Namun, jika kondisi tidak memungkinkan—seperti keterbatasan ruang atau alasan keselamatan—maka sholat boleh dilakukan sambil duduk.

    Arah kiblat dapat diusahakan semampunya mengikuti arah pesawat, terutama saat takbiratul ihram. Setelah itu, mengikuti pergerakan pesawat tidak menjadi masalah.

    Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah At-Taghabun ayat 16 yang menegaskan bahwa ketakwaan dijalankan sesuai kemampuan manusia.

    Secara umum, langkah-langkah sholat di pesawat adalah sebagai berikut:

    • Duduk di kursi pesawat dan berniat sholat
    • Mengucapkan takbiratul ihram sambil mengangkat tangan
    • Membaca doa iftitah, Al-Fatihah, dan surat pendek
    • Rukuk dengan membungkukkan badan secukupnya
    • I’tidal dengan posisi duduk tegak
    • Sujud dengan menundukkan badan lebih rendah dari rukuk
    • Duduk di antara dua sujud
    • Mengulang gerakan untuk rakaat berikutnya
    • Tahiyat akhir dilakukan dalam posisi duduk
    • Mengakhiri sholat dengan salam ke kanan dan kiri

    Perlu Tayamum atau Tidak?

    Dalam buku Peta Perjalanan Haji dan Umrah karya Arifin dijelaskan bahwa sholat di pesawat dapat dilakukan dengan dua cara.

    Pertama, menggunakan tayamum, yakni dengan menepukkan tangan ke dinding pesawat atau sandaran kursi, lalu sholat duduk. Cara ini membuat sholat sah dan tidak perlu diulang.

    Kedua, tanpa tayamum, yakni tetap sholat duduk meski belum bersuci. Namun, sholat ini dianjurkan untuk diulang kembali setelah tiba di darat.

    Tata Cara Tayamum di Pesawat

    Jika memilih tayamum, berikut langkah-langkahnya:

    1. Menepukkan kedua telapak tangan secara ringan ke sandaran kursi atau dinding pesawat
    2. Mengusap wajah secara merata dengan kedua telapak tangan
    3. Menepukkan kembali kedua telapak tangan di permukaan lain
    4. Mengusap tangan kanan hingga siku dengan tangan kiri, lalu sebaliknya

    Kesimpulan

    Sholat di pesawat tetap sah dan dapat dilakukan sesuai kondisi dan kemampuan. Islam memberikan kemudahan agar umatnya tidak meninggalkan ibadah, sekalipun sedang dalam perjalanan jauh.

    Dengan memahami tata cara ini, umat Islam tidak perlu ragu lagi untuk menunaikan sholat meski berada di ketinggian ribuan kaki di udara.

    Artikel ini ditulis oleh redaksi AktualPost.com

    Latest Posts

    spot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.