Aktualpost.com – Bulan Ramadhan selalu punya suasana yang berbeda. Selain menahan lapar dan dahaga di siang hari, malam-malam Ramadhan terasa lebih hidup dengan satu ibadah khas yang hanya ada setahun sekali: shalat tarawih.
Shalat sunnah ini menjadi momen favorit banyak umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mengumpulkan pahala berlipat ganda. Meski begitu, tak sedikit yang masih bertanya-tanya soal tata caranya. Mulai dari jumlah rakaat, niat shalat, hingga apakah tarawih harus dilakukan di masjid atau boleh di rumah.
Nah, supaya tidak bingung lagi, Aktualpost.com merangkum panduan lengkap shalat tarawih yang bisa kamu jadikan pegangan selama Ramadhan.
Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
Soal jumlah rakaat shalat tarawih, umat Islam memang memiliki perbedaan praktik. Hal ini wajar, karena tidak ada satu hadits shahih yang secara tegas menetapkan jumlah rakaat tarawih yang dilakukan Rasulullah SAW.
Secara umum, ada dua praktik yang paling banyak dijalankan:
- 8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 11 rakaat)
- 20 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 23 rakaat)
Selain itu, dalam literatur fiqih juga dikenal jumlah rakaat lain seperti 13, 36, dan variasi lainnya. Intinya, semuanya sah dan berpahala selama dilakukan dengan niat ibadah dan penuh kekhusyukan.
Bacaan Niat Shalat Tarawih
Niat shalat tarawih dibaca saat takbiratul ihram, baik dilafalkan maupun di dalam hati. Berikut bacaan niat sesuai kondisi pelaksanaannya.
1. Niat Shalat Tarawih Berjamaah sebagai Imam
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Shalat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Shalat Tarawih Sendiri
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Shalat Tarawih (11 Rakaat)
Secara umum, tata cara shalat tarawih sama seperti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya. Berikut urutannya:
- Membaca niat saat takbiratul ihram
- Takbiratul ihram
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca surat pendek Al-Qur’an
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk sejenak sebelum bangkit ke rakaat kedua
- Rakaat kedua dilakukan seperti rakaat pertama
- Salam pada rakaat kedua
Setelah dua rakaat, shalat diakhiri dengan salam. Langkah ini diulang hingga 8 rakaat (4 kali salam), kemudian dilanjutkan dengan shalat witir 3 rakaat.
Niat Shalat Witir 3 Rakaat
Niat Witir Berjamaah
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat Witir Sendiri
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.”
Doa Setelah Shalat Witir
Setelah menunaikan shalat witir, dianjurkan membaca doa penutup sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Doa ini berisi harapan akan iman yang kuat, amal yang diterima, serta perlindungan dan ampunan dari Allah.
Doa witir juga menjadi penutup rangkaian shalat malam di bulan Ramadhan, sebelum umat Muslim beristirahat dan bersiap menyambut sahur.
Aktualpost.com – Shalat tarawih bukan sekadar rutinitas malam Ramadhan, tapi kesempatan besar untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Tak soal jumlah rakaatnya, yang terpenting adalah niat, kekhusyukan, dan konsistensi dalam menjalankannya.
Semoga panduan ini membantu kamu menjalani ibadah tarawih dengan lebih tenang dan mantap sepanjang Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah, semoga setiap rakaat bernilai pahala. 🌙✨

