33.2 C
Jakarta
Friday, August 29, 2025
spot_img
More

    Latest Posts

    Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis, Publik Geram dan Suara Netizen Memuncak

    Jakarta, AktualPost.com – Insiden tragis menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta. Peristiwa itu memicu gelombang kemarahan publik dan menjadi pembicaraan luas di media sosial.

    Video Viral dan Ledakan Reaksi Netizen

    Rekaman video yang memperlihatkan jelas detik-detik ojol tersebut dilindas rantis viral di berbagai platform. Adegan mengerikan itu membuat warganet tersulut emosi. Polda Metro Jaya kemudian mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia.

    Hingga Jumat (29/8/2025) dini hari, topik “ojol” mendominasi trending X (Twitter) dengan lebih dari 211 ribu cuitan. Kata kunci lain yang ikut naik di lini masa antara lain “Brimob” (225 ribu), “DILINDAS” (93.400), “Ya Allah” (95.800), “Innalillahi” (22.800), dan “Nyawa” (18.200).

    Gelombang komentar bernada marah, kecewa, sekaligus sedih membanjiri media sosial. Para influencer maupun netizen biasa menyuarakan nada serupa: tuntutan keadilan.

    “Semua mata melihat. Sudah saatnya kita sadar dan melawan. Stop apatis atau kita akan kehilangan semua hak kita,” tulis influencer Jerome Polin di Instagram.

    “BIADAB! Tahukah Anda kendaraan itu berbobot sangat berat dan butuh jarak panjang untuk berhenti? Apa esensinya ngebut di tengah kerumunan massa? Itu juga kendaraan lapis baja,” kritik reviewer otomotif Fitra Eri.

    Tak sedikit netizen yang meluapkan perasaan pilu. “Masih nangisin bapak ojol, ya Allah pak tersayat banget hati ini liatnya,” tulis akun @ourp***. Warganet lain menambahkan, “Sakit banget hati gua liat ojol dilindes gitu aja sama polisi.”

    Respons GoTo dan Istana

    Pihak perusahaan transportasi digital GoTo menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga korban.

    “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam dan keprihatinan atas insiden di Pejompongan. Doa dan simpati tulus kami sampaikan untuk korban serta keluarga,” ujar Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya.

    Sementara itu, dari pihak pemerintah, Mensesneg Prasetyo Hadi mengimbau aparat untuk lebih berhati-hati dalam pengamanan massa. “Kami meminta aparat kepolisian tetap sabar dan melakukan pengamanan dengan penuh kehati-hatian, serta memberi perhatian khusus terhadap kejadian ini,” katanya.

    Permintaan Maaf dari Kapolda Metro Jaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri kemudian menyampaikan kabar duka dan permintaan maaf atas insiden tersebut.

    “Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita. Dengan adanya kejadian tadi sore, saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam serta turut berduka cita,” ucap Irjen Asep di RSCM, Kamis (28/8) malam.

    Latest Posts

    spot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.